
Kajian Fiqhun Nisa SD Muhammadiyah PK Banyudono: Mengenal Kedudukan Perempuan & Rangkaian Ibadah Umroh
Banyudono – SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono kembali menggelar Kajian Fiqhun Nisa pada Jumat (8/8/2025) untuk siswa kelas 3 hingga 6. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman agama yang benar dan membekali peserta didik dengan wawasan keislaman sejak dini.
Untuk kelas 3 dan 4, kajian diisi oleh Ustadzah Anik dengan materi “Kedudukan Perempuan setelah Islam”. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana Islam mengangkat derajat perempuan yang pada masa jahiliyah sering terpinggirkan. Dengan bahasa yang sederhana dan cerita-cerita inspiratif, siswa diajak memahami bahwa perempuan memiliki hak, kehormatan, dan peran mulia dalam keluarga maupun masyarakat sesuai tuntunan syariat.

Sementara itu, untuk kelas 5 dan 6, Ustadzah Iin Marlinda menyampaikan materi “Rangkaian Ibadah Umroh”. Anak-anak diperkenalkan tahapan-tahapan ibadah umroh mulai dari niat di miqat, thawaf, sa’i, hingga tahallul. Ustadzah Iin juga memotivasi siswa agar memiliki cita-cita menunaikan umroh bersama keluarga, sekaligus menekankan adab dan kekhusyukan dalam beribadah di Tanah Suci.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin pembinaan karakter Islami, sehingga siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang baik.
Dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan, Kajian Fiqhun Nisa kali ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan siswa pada ilmu agama serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
