
Polsek Sambi Bekali Santri Baru PonpesMU Manafiul Ulum Tentang Bahaya Bullying dan Judi Online
Sambi, 15 Juli 2025 — Dalam rangkaian kegiatan Reatreat Santri Baru, Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafiul Ulum Sambi menggandeng Polsek Sambi untuk memberikan pembekalan kepada para santri baru terkait isu-isu krusial remaja, khususnya bahaya bullying dan judi online. Kegiatan ini berlangsung di Aula Masjid At-Taqwa PonpesMU pada Selasa, 15 Juli 2025.
Dua personel Polsek Sambi, yakni Bapak Listyo dan Bapak Amin, hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, mereka menjelaskan dampak hukum, sosial, dan psikologis dari praktik bullying dan perjudian online yang kini semakin marak di kalangan remaja. Para santri diajak untuk memahami pentingnya menjaga pergaulan, membangun empati, serta menjauhi segala bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Judi online bukan sekadar permainan. Ini pintu masuk ke berbagai masalah serius seperti kecanduan, kriminalitas, hingga keretakan hubungan sosial dan keluarga,” tegas Bapak Amin.
Turut mendampingi kegiatan ini, Ustadz Cozin Nur Azis dari SMP Muhammadiyah 14 Boyolali dan Ustadzah Emy Wulandari dari SMA Muhammadiyah PK PonpesMU. Keduanya memberikan pendampingan spiritual serta menyampaikan pentingnya membentengi diri dengan keimanan, ilmu, dan akhlak.
Mudir PonpesMU Manafiul Ulum, Ustadz Pujiono, S.Si., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan Polsek Sambi. Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter dan perlindungan santri dari pengaruh negatif zaman menjadi komitmen utama pesantren.
“Kami ingin mencetak generasi santri yang tak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara mental dan spiritual,” ujar Pujiono.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara pesantren dan aparat keamanan dalam mendukung pembentukan karakter santri yang tangguh dan bertanggung jawab di era digital. Dan Kegiatan ini juga melibatkan PRM– IPM PonpesMu yang Solid dan Kreatif.
